Aris atau juga sering di sebuat juga oleh kawan facebooknya Jembros (caleg gagal) , Usia 32 Tahun . merupakan salah satu warga dari BOSCOM, asal dari Kedungreja dan sekarang menetap di BOSCOM, karena kepincut dengan Bunga Desa BOSCOM. Dikaruniai seoarang putri beruusia 6 Tahun Untuk menghidupi keluarganya, keseharianya bekerja sebagai bakul klapa. tanpa lelah tiap hari harus memanjat pohon klapa yang rata-rata tingginya 15 meter .di mbeli dari warga sekitar untuk di jual kepengepul, dengan pendapatan yang tidak menentu, tergantung berapa banyak klapa yang di petik , dia menekuni ini sejak menikah (7 tahun) ,Tutur mas Aris pada kami Tanpa kenal lelah ia menekuni sebagai bakul klapa, suka duka ia jalani demi menafkahi keluarganya. Terkadang bila huja, dia tidak mencari karena kondisi jalan yang becek, serta pohon klapa yang licin, serta klap yang sudah di kupas menjadi cepat merah, dan harganya menjadi lebih murah
Sebagian Persawahan yang terletak komplek Gintungreja sampai Gubung Indah, mulai menguning dan beberapa hari lagi sudah bisa di panen. Seharusnya membuat para petani senang , justuru mereka sedih karena harga gabah anjlog secara drastis, yang harga padi per kwintalnya mencapai 500 ribu lebih namun sekarang anjlog harga di bawah 400 ribu perkwintalnya, Para petani berharap setalah panen usai harga padi dapat setabil lagi